Selasa, 30 Juni 2009

Superman Is Dead Interview with Rolling Stone Indonesia

1. Kalian menjadi band Asia pertama yang tampil di Vans Warped Tour. Apa komentar kalian, dan atraksi apa saja yang kalian siapkan untuk itu?

Sebenarnya kita bukan band Asia pertama yang tampil di Warped Tour. SID adalah band Asia kedua, tapi kita adalah band Asia pertama yang walaupun tidak merilis album di Amerika tapi tampil di Warped Tour. Sebelumnya [tahun 2003] ada band punkrock dari Beijing yang sempat tampil di Warped namun album mereka sebelumya dirilis oleh label Amerika dan mereka dibawa ke Warped oleh labelnya. Perasaan kita sejauh ini sangat excited dan ada sedikit perasaan tegang juga, this a big chapter for us and one of our biggest dream. Karena waktu kita tampil per show di Warped hanya 20 menit, kita akan menyiapkan repertoar tanpa ampun. Hajar sejak awal, tanpa jeda, dan pergi pada saat yang tepat. Dengan waktu yang singkat kita akan coba meninggalkan kesan yang tajam menusuk. Atraksi khusus sejauh ini belum ada yang kita siapkan,-selain memasang bendera Merah Putih di stage- mungkin kita akan memakai pakaian adat Bali sambil bawa keris? Haha...we'll see how it goes....


2. Di sana kalian akan menjalani tur. Hal apa yang paling menyenangkan dan menyebalkan dari sebuah tur?

Berkaca dari tour kita di Australia, yang paling menyenangkan adalah ketika kita berada diatas panggung dan melihat ekspresi para penonton yang sebelumnya seperti underestimate terhadap SID namun perlahan mulai menangkap energi yang kita lemparkan. Dan pada akhirnya semua ikut berpesta dengan SID ditemani stage dive dan mosh yang mereka ciptakan. That feeling is priceless. Selain itu mencicipi rasa bir yang berbeda-beda disetiap state and making new friends selalu menjadi hal yang menyenangkan. Biasanya banyal hal-hal adventurous dan unpredictable terjadi with our new friends. Haha. Yang paling menyebalkan mungkin pada saat kita lelah atau sakit disertai massive hangover. But mostly it's fun coz we're doing what we love...


3. Energi apa yang ingin ditonjolkan dari album Angels and the Outsiders?

Positivity, kerja keras dan semangat unity in diversity a.k.a Bhinneka Tunggal Ika.

4. Apa saja hal favorit kalian di album ini?

Selain cover nya yang kita anggap the best abum cover since The Clash's London Calling, kita menyukai the fact that SID tidak harus selalu bermain up-tempo untuk tetap menyalakan api pemberontakan. Dengan bermain mid-tempo pesan kita tetap tersampaikan dengan utuh. Album ini bisa disebut sebagai a mind opener untuk generasi yang menganggap punkrock harus selalu bermain cepat dan penuh distorsi. Ibaratnya, kita tidak harus memelihara anjing pitbull untuk merasa menjadi seorang lelaki. There's so many other dangerous things than a pitbull. This album is a statement that punkrock is already in our blood so we don't need to be pretentious and showing it with too much speed and distortion. We know what we're made of.


5. Kalau ada orang yang baru pertama kali mendengar SID, apa wejangan kalian terhadapnya, dan sebaiknya dia memulai dengan mendengarkan album yang mana?

Start it with Black Market Love, karena di album ini SID mulai menemukan bentuk pemikiran yang nantinya menjadi fondasi musik dan attitude kita sampai sejauh ini. Perpaduan esensi amarah punkrock, kebrandalan rockabilly, outlaw love songs dan being the real minority in Indonesia. That's SID dan Black Market Love merangkumnya dengan seimbang. Our suggestion to our first listener will be "Go grab a beer and kiss the mainstream world goodbye!"


6. Kalian tidak takut bereksperimen dan memasukkan hal-hal baru. Bagi kalian, seberapa penting menjaga keterbukaan dalam bermusik?

Honestly, musically nothing is new in this world. Everything has been done. That's why hal-hal baru yang kita masukkan juga selalu kita jaga agar tidak menjadi dominan dan benang merah SID tetap terlihat. Kami selalu berexperimen tapi tidak sampai ke level 'too much'. We're not The Mars Volta, we're a punkrock band so esensi yang kita pegang teguh adalah etika 'in your face'. Straightforward, tidak banyak basa basi atau bermain-main dengan dimensi. Sometime less is more.


7. Berdiri selama lebih dari 10 tahun dengan personal yang sama sudah merupakan suatu prestasi membanggakan untuk sebuah band. Apakah ini berlaku juga untuk kalian? Apa tantangan yang paling besar dalam mempertahankan SID selama ini?

Kita merasa it's just the beginning of SID. Kita baru saja terlahir kembali dengan album Angels and The Outsiders dan jalan kita masih sangat panjang. 14 tahun mungkin bukan waktu yang singkat namun kami masih terus belajar. Belajar bagaimana menundukkan industri musik Indonesia, belajar bagaimana menerjemahkan isi kepala dan hati kita dengan lebih utuh tanpa bias agar pendengar juga bisa menerjemahkannya dengan benar. Dalam tubuh SID sendiri saat ini kita tidak menemukan masalah yang signifikan untuk menjaga keutuhan band. Tantangan terbesar justru datangnya dari industri musik Indonesia dimana kita kadang dihadapkan dengan sebuah tembok besar bernama diskriminasi. Hal-hal seperti itu yang kadang membat kita drop, namun kadang juga memberi motivasi untuk lebih keras lagi menampar wajah industri musik Indonesia, dengan prestasi dan hal-hal positif tentunya.


8. Musik Indonesia saat ini dihuni band-band yang seragam. Apakah kalian melihat itu sebagai tantangan, sesuatu yang harus hilang, atau itu justru tidak masuk dalam perhatian kalian?

Bagi SID itu sebuah tantangan besar yang harus ditaklukkan. Kita ini bagaikan semut yang melawan gajah, namun semutnya percaya diri karena punya karma dan strategi yang bagus. Situasi industri musik Indonesia inilah yang membuat kita tertantang untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa musisi Indonesia sebenarnya tidak seragam. Dan sebenarnya terlihat seragam karena band-band yang muncul di TV/media adalah band-band yang itu itu saja. Hasil survei statistik amatir versi SID: di Indonesia jumlah band yang memainkan musik-musik cutting edge lebih banyak daripada band-band komersial. Lalu kenapa band komersial yang selalu dominan di media-media? Itulah yang sedang kita pelajari formula nya, kita mencoba dalami trik-trik bisnis nya tanpa mengorbankan idealisme dan sikap hidup. Kita percaya -apalagi dengan fanbase Outsiders yang bertambah kuat setiap detik- jika serius kita pasti bisa menaklukkan sang gajah industri.


9. Kalian berbicara tentang hal-hal yang 'rumit' melalui musik, seperti menentang perang, kesetaraan, sampai Bhinneka Tunggal Ika. Apakah pernah merasakan kesulitan dalam melakukannya? Jika ya, apa saja dan bagaimana mengatasinya?

Hal-hal yang kita suarakan sebenarnya bukanlah hal-hal yang rumit. It's all real. Itu semua terjadi setiap saat disekitar kita, secara langsung maupun tidak. Cuma masalahnya sekarang apakah kita mau membicarakannya? Kita percaya sebuah issue akan bisa menjadi sedikit teratasi dan mulai menemukan solusi disaat kita mulai terbiasa membicarakannya. Contohnya issue HIV dan Global Warming, masyarakat kita sekarang sudah jauh lebih terbuka dan educated tentang issue-issue tersebut. Mungkin suatu saat, hal yang sama akan terjadi dalam issue kesetaraan, SARA yang -mudah-mudahan- nantinya bisa memberi impact positif dalam kehidupan kita di Indonesia yang multi-kultural. Kami sadar, kami ini hanya sebuah band dan pesan-pesan kita tidak akan bisa merubah dunia seperti yang kita bayangkan. Kami tahu banyak musisi lain melihat apa yang kita lakukan ini tidak efektif. Buat apa musisi bicara tentang kesetaraan, perdamaian? Useless! Sudah sana cari duit saja, main aman, nyanyi cinta, kalian tidak akan bisa merubah Indonesia. And you know what? We don't give a flying fuck about what you think of us. We're rebels and we like to take some risk. Kita tidak mengklaim diri kita lebih baik daripada orang lain, tapi SID mencintai Indonesia dan ingin melakukan sesuatu yang positif untuk pemikiran generasi muda bangsa ini. Bagi SID, rasa ketidak pedulian tidak akan membawa kita kemana-mana. Menjadi peduli adalah tindakan yang bernyali. Karena kita punya musik, maka musik lah yang kita pakai sebagai senjata. Kita tidak pernah menemukan kesulitan besar karena kami nyaman dengan apa yang kami lakukan. Kami nyaman berada di posisi ini: sebuah band minoritas dengan fanbase kuat yang tidak takut menjadi dirinya dan selalu berpesta keras untuk Bhinneka Tunggal Ika. Does that sounds familiar di Indonesia? No. Hell no.


10. Apakah kalian merasa harus selalu memasukkan pesan dalam musik kalian?

Tidak juga. Ada beberapa lagu SID yang bercerita tentang hal-hal ringan selain hal 'rumit' diatas. Namun bagi kita semua lagu pasti ada pesannya. Entah itu krusial atau tidak, tergantung dari perspektif dan background pendengarnya.


11. Apa hal yang paling ingin kalian lakukan, tapi belum kesampaian?

Membuat video klip 'Memories of Rose' yang di sutradarai oleh Garin Nugroho dan memakai Christine Hakim sebagai model-nya.


12. Band/musisi apa yang sedang gemar didengar?

Bobby Kool: The Living End, NOFX, AFI, AC/DC, Dave Matthews Band, No Use For A Name.

Eka Rock: The Living End, AC/DC, AFI, Helltrain, Paul Anka, No Use For A Name.

Jrx: The Gaslight Anthem, Bruce Springsteen, Everlast, Social Distortion, Tiger Army.


13. Setelah berdiri selama ini, pencapaian apa yang paling membuat kalian bangga?

Melewati 14 tahun dengan punkrock dan personel yang sama membuat kami merasa kuat. Namun melihat peta kekuatan Outsiders di Indonesia yang berkembang pesat dan makin kuat membuat kami bangga dan percaya diri. Mereka adalah refleksi SID terhadap sikap masyarakat mainstream. Walaupun kami minoritas, kami makin kuat dan tidak pernah sendiri...

14. SID adalah ikon musik Bali. Setujukah Anda dengan pernyataan itu?

Mungkin lebih tepatnya sebagai 'salah satu' ikon musik Bali. Dan lebih tepat lagi kalau SID adalah Ikon Berandalan Bali. Hahaha.


15. Kalian ingin dikenang sebagai apa?

Band yang membuat orang tua dan pacar anda resah.

Uncut.

Kamis, 04 Juni 2009

BINGUNG, MAU PILIH JURUSAN KOMPUTER ?

Bagi yang baru lulus terus mau ngelanjutin kuliah tapi bingung mau ambil jurusan apa. Tenang, dalam posting kali ini saya akan menjelaskan “TIPS DAN TRIK MEMILIH JURUSAN KOMPUTER” apa sih bedanya jurusan Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, dan Manajemen Informatika ? dan bagaimana kedepannya yang bagus ?


Suatu saat di kamar lagi ngerapiin buku tiba-tiba “kaya di film-film” saya menemukan sebuah buku yang berjudul “Dapat Apa Sih Dari Universitas” karya om ROMI SATRIA WAHONO baru inget itu buku udah lama ngga di baca, inget-inget itu buku boleh dapet dari seminar nasional “web open source dengan JOOMLA” di kampus Stmik Raharja yang diadakan oleh HIMTIF (HImpunan Mahasiswa Teknik Informatika).


Setelah saya baca kembali, sangat berguna sekali terutama buat mahasiswa yang luntang-luntung kurang kerjaan, yang udah mual mendengarkan kuliah pak dosen, yang kalo di kelas cuma duduk paling belakang plus mojok deket AC dengan kepala di tempel ditangan di taruh diatas meja kursi “alias tidur”, yang kalo ada tugas dari dosen tinggal Copy – Paste, kalo buka internet bisanya chatting sama Facebook doank, terus sibuknya kalo udah deket-deket mau UAS sibuk cari bahan materi itu juga di fotokopi, hahaha jadi malu aku. Sudahlah malah melenceng dari tema !

Menurut om Romi Satria Wahono pencetus website www.ilmukomputer.com yaitu “secara konsep” kurikulum bidang Komputer di Indonesia sudah cukup baik, kurikulum Indonesia mengacu dan mengadaptasi Computing Curricula, yaitu panduan kurikulum bidang komputer (computing) yang diterbitkan secara bersama oleh ACM (The Association for Computing Machinery), AIS (The Assiciation Information System), IEEE-CS (the IEEE Computer Society). Beberapa dokumen usulan kurikulum yang diajukan APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika) saya lihat juga mengacu pada Computing Curricula 2001 dan 2005. Kalau kemudian ada pertanyaan, kok pelaksanaan di lapangan tidak sebagus konsepnya. Ya, banyak faktor yang masih menjadi masalah di Indonesia, kualitas SDM pengajar, infrastruktur, minimnya textbook yang baik, dan sebagainya. Mari kita perbaiki bersama-sama dan tidak perlu saling menyalahkan.

Sekali lagi, Indonesia hanya mengadaptasi dan bukan mengadopsi Computing Curricula, artinya bahwa tidak semua nama jurusan dan nama mata kuliah di Indonesia sama persis dengan apa yang ada di Computing Curricula. Computing Curricula memberikan panduan tentang penyelenggaraan, penanaman mata kuliah beserta pembobotannya dan penyusunan kurikulum pada 5 jurusan, yaitu Computer Engineering (CE, Teknik Komputer), Computer Science (CS, Ilmu Komputer), Information System (IS, Sistem Informasi), Information Technology (IT, Teknologi Informasi), dan Software Engineering (SE, Rekayasa Perangkat Lunak).

Adaptasi dan acuan kurikulum di Indonesia adalah:

1. Computer Science untuk program studi (jurusan) Teknik Informatika atau Ilmu Komputer

2. Computer Engineering untuk program studi (jurusan) Sistem Komputer atau Teknik Komputer

3. Informatika System untuk Sistem Informasi atau Manajemen Informatika

Sedangkan Software Engineering dan Information Technology, di Indonesia bukan merupakan program studi (jurusan) karena masih bisa masuk salah satu bagian dari Teknik Informatika atau Ilmu Komputer.

Lha, terus di mana letak perbedaan jurusan-jurusan tersebut ?

Semua jurusan (program studi) sebenarnya memiliki mata kuliah yang boleh dikatakan “sama”, hanya pembobotannya berbeda. Bobot inilah yang nantinya menentukan jalur karier dan bidang kerja lulusan. Kompetensi lulusan setiap jurusan biasanya didesain seperti berikut :

1. Computer Engineering (CE) (Jurusan Sistem Komputer atau Teknik Komputer) diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu mendesain dan mengimplementasikan sistem yang terintegrasi baik software maupun hardware.

2. Computer Science (CS) (Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer) diharapkan menghasilkan lulusan dengan kemampuan cukup luas dimulai dari penguasaan teori (konsep) dan pengembangan software.

3. Information System (IS) (Jurusan Sistem Informasi atau Manajemen Informatika) diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu menganalisis kebutuhan (requirement) dan proses bisnis (business process), serta mendesain sistem berdasarkan pada tujuan organisasi.

4. Information Technology (IT) diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu bekerja secara efektif dalam merencanakan, mengimplementasikan, mengkonfigurasi dan memaintain infrastruktur teknologi informasi dalam organisasi.

5. Software Engineering (SE) diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu mengelola aktivitas pengembangan software yang berskala besar dalam tiap tahaoannya (software development life cycle).

Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan pemahaman untuk kalian yang baru lulus dan ingin melanjutkan kuliah di bidang komputer (computing). Masalah jurusan mana yang baik, ini bergantung pada “minat, keinginan, dan potensi”.

Yang terakhir, perlu diperhatikan bahwa ada beberapa irisan bidang computing dengan bidang lain yang sepertinya mirip tapi sebenarnya beda. Misalnya, bagi yang ingin mendalami desain grafis dan animasi secara mendalam, saya sarankan tidak masuk ke salah satu dari lima jurusan computing tersebut. Akan lebih baik apabila masukke jurusan desain komunikasi visual (DKV), yang biasanya ada di bawah fakultas seni rupa. Saya jamin lebih pas bagi yang berminat di bidang animasi dan desain grafis. Banyak mahasiswa yang cita-citanya menjadi animator dan graphics designer akhirnya harus melongo dan menyesal karena salah masuk ke jurusan computing. Ical.

Senin, 01 Juni 2009

Improve Your Google Rankings in One Easy Step



Having a top rank in Google is the holy grail for anyone who has a website. Organic Google traffic is free advertising and how most bloggers (especially those just starting out) achieve visitors and traffic to their site. It all comes down to a simple numbers game. Essentially, more traffic = more money-making opportunities from your blog. The question is, how do you get ranked higher for my blog posts using Blogger?

Before I tell you how, let me give you a quick lesson is search engine optimization (aka SEO). There are two main components: “off-page” and “on-page” optimization. “Off-page” SEO refers to tactics such as link building. The more websites that point their links to your blog/website, the better. It’s a democratic way of showing Google that your site must be important if lots of people are pointing to it. Even more important with “off-page” inbound links is the actual link text (anchor text) that is used to point to your site.

Here’s my proof. If you search Google for the term “click here” you’ll see that Adobe Reader and Apple’s Quicktime software are in the top 3 results. Why? Because so many other sites are linking to these two sites with “click here” as the anchor text to download their software. That’s the power of “off-page” SEO which you as a blogger can’t do much about besides writing such great unique content that generates lots of links.

So with “on-page” SEO you have complete control over how well you’re optimized for Google. This includes keywords in your post titles, title tags, using header tags (h1, h2) and other tactics. Now the one we’re going to focus on in this article is the blog title tag.


Title tags are one of the most (if not the most) important “on-page” elements to ranking high in Google. Search engines such as Google weigh the importance of each word in the title from left to right. So ideally you want your blog post title all the way to the left and your actual blog name to the right. Below is a perfect example of how this should look. You can also check out our Premium Revolution Template which is currently using this technique as well.


blogger seo title

Blogger templates by default don’t come with search_engine_optimized (SEO) title tags meaning you aren’t maximizing your blog to rank better in Google. If you take a look at your existing Blogger title you’ll see that blogger displays the blog name first then followed by your post title. They have it backwards so let’s get your blog setup properly.


We’re going to have to make a quick edit to your Blogger template which might intimidate some of you but it’s very small and painless. All I ask you to do first is to backup your template just in case you make a boo boo. That makes it easy to revert back without much headache.


Step #1

In your Blogger dashboard, go to “Layout” => “Edit HTML”.

Step #2

In the template code, do a search for this: <data:blog.pagetitle/>. It’s usually in the first 5-10 lines of code in your template near the top.

Step #3

Replace that bit of code with the following code:

<data:blog.title/>


<data:blog.pagename/> | <data:blog.title/>

Step #4

Save your template and go back to your blog. Click into any individual post and look at the page title.


All your blogger posts are now much better optimized to rank higher in Google. I’m not going to promise you a night and day difference but you’ve taken a step in the right direction. Now just go post unique high quality content so people searching Google will find your blog first!


Ready to super charge your blog? Check out our professional premium blogger templates or make money by joining our blog affiliate program!


If you like this post then please consider subscribing to our eBlog Templates RSS feed. You can also subscribe by email and have new templates and articles sent directly to your inbox.

Superman Is Dead Wakili Asia di Vans Warped Tour


Superman Is Dead (SID) akan manggung di 16 kota di Amerika, dalamrangkaian tour 'From Bali With Rock' dan 'Warped Tour 2009' pada 12 Juni hingga 9 Juli. Vokalis SID Bobby Kool di Jakarta, Selasa (19/5), mengatakan, dua konser yang waktunya beruntun tersebut merupakan mimpi agung SID selama ini.

"Ini pencapaian yang kami impikan sekaligus sebagai pijakan untuk membuka mata hati industri musik kita agar bersikap lebih fair terhadap seni musik alternatif," kata Bobby.

Konser berlabel "From Bali With Rock" yang digalang oleh "event organizer" asal Philadelphia, Mastra Production, merupakan konser untuk mempromosikan Pulau Bali dan Indonesia pada umumnya kepada publik Amerika.

"Intinya kami akan mempromosikan Bali dan Indonesia pada khususnya sebagai tempat yang indah untuk dikunjungi dengan segala kerukunan dan keanekaragamannya," kata Bobby.

Sedangkan dalam konser Vans Warped Tour, SID merupakan band Asia kedua yang mampu menembus salah satu festival musik terbesar di Amerika itu.


"Kami bangga menjadi band pertama di Indonesia dan band kedua di Asia yang mampu menghentak publik Amerika melalui festival itu," kata pembetot bass SID, Eka Rock.


Sebelumnya, band asal Negeri Tirai Bambu, China, telah berhasil terlebih dahulu unjuk gigi dalam festival musik Amerika itu. Vans Warped Tour merupakan festival musik terbesar di Amerika yang menampilkan band-band independen, seperti NOFX, Green Day dan The Offspring.

Direktur Senior Artis dan Repertoar Sony BMG Indonesia, Jan Djuhana mengatakan Sony BMG bangga dengan prestasi SID di kancah internasional.


"SID menjadi kebanggaan karena mewakili Indonesia dalam pentas musik internasional dan disandingkan dengan band-band tenar seperti NOFX dan The Offspring," katanya.

Sebanyak 16 kota di Amerika yang akan dikunjungi SID yaitu Philadelphia, Baltimore, New York, Seattle, Los Angeles, Pomona, San Fransisco, Ventura, Phoenix, Las Cruces, San Antonio, Houston, Dallas, Indianapolis, Pittsburgh, dan Cleveland. (kpl/bun)


News and Photos Taken From : Kapanlagi.com

;